Suaramilitan.com-Pekanbaru. Perang bersenjata antara Amerika Serikat (AS) dan Israel melawan Iran memasuki hari kelima sejak dimulai pada...
Suaramilitan.com-Pekanbaru. Perang bersenjata antara Amerika Serikat (AS) dan Israel melawan Iran memasuki hari kelima sejak dimulai pada 28 Februari 2026 lalu. Eskalasi konflik tidak hanya meluas di Timur Tengah, tetapi juga berdampak ke Asia Selatan hingga jalur perdagangan global. Militan Garda Revolusi Iran membalas serangan ke pangkalan militer Amerika Serikat dan sekutunya Israel.
"Sebuah amunisi balistik yang diluncurkan dari Iran, yang terdeteksi melewati wilayah udara Irak dan Suriah dan menuju wilayah udara Turki, telah dicegat tepat waktu oleh aset pertahanan udara dan rudal NATO yang ditempatkan di Mediterania timur dan dinonaktifkan," demikian pernyataan resmi kementerian, seperti dikutip Al Jazeera.
Kantor berita resmi Iran IRNA melaporkan
serangan AS-Israel telah menewaskan sedikitnya 1.045 personel militer dan warga
sipil sejak perang dimulai.
Dana ini dihimpun IRNA dengan mengutip
pernyataan Yayasan Martir dan Urusan Veteran Iran. Namun, AFP menyatakan angka
tersebut belum dapat diverifikasi secara independen.



No comments